3 Rekomendasi Wisata Budaya di Lombok

3 Rekomendasi Wisata Budaya di Lombok

3 Rekomendasi Wisata Budaya di Lombok – Lombok merupakan salah satu pulau di kepulauan sunda kecil yang secara administratif merupakan wilayah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau yang berada persis di sebelah timur Bali ini juga memiliki kekayaan alam yang sangat kaya. Hal tersebut membuat objek wisata Lombok beragam dan dapat dikunjungi tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

Rekomendasi Wisata Budaya Lombok

Pura Meru Cakranegara

Meskipun masyarakatnya mayoritas adalah muslim, di Lombok juga dapat ditemukan beberapa pura cantik yang menarik untuk dikunjungi. Pura Meru Cakranegara merupakan pura terbesar yang ada di Lombok. Selain menjadi tempat peribadatan umat Hindu, Pura ini menjadi objek wisata Lombok yang dibanggakan depo 10k oleh masyarakat Lombok. Wisatawan tidak dikenakan tarif khusus untuk dapat melihat-lihat ke dalam pura, namun bila berkenan wisatawan dapat memberi donasi seikhlasnya. Pura Meru dibangun pada tahun 1720 an oleh Anak Agung Made Karangasem yang masih memiliki garis keturunan dari Kerajaan Singasari dari Jawa Timur. Nama Pura Meru diambil dari Gunung Semeru di Jawa Timur yang dianggap suci oleh leluhur Anak Agung Made Karangasem. Pura Meru didedikasikan untuk 3 dewa utama umat Hindu, yaitu Brahma, Syiwa, dan Wisnu.

Baca Juga : 5 Tempat Bersejarah di Inggris yang Harus Dikunjungi

Desa Sade

Masyarakat di desa ini masih memegang teguh adat dan tradisi Sasak tempo dulu. Hal ini bisa dilihat dari bangunan rumah di sini, yaitu rumah khas yang disebut Bale Tani. Suku Sasak percaya ada aturan-aturan yang harus dipatuhi untuk membangun rumah, seperti kapan waktu yang tepat athena 168 untuk mendirikan rumah. Apabila aturan tersebut dilanggar, diyakini akan ada petaka saat rumah tersebut mulai ditempati. Bale Tani  terbuat dari kayu dengan dinding dari anyaman bambu. Atapnya terbuat dari daun rumbia atau daun alang-alang yang dikeringkan. Uniknya lagi, lantainya pun dibuat dari campuran tanah, getah pohon serta abu jerami yang diolesi kotoran kerbau.

Masjid Klenteng Lombok Lingsar

Bukan tanpa alasan Lombok mendapat julukan sebagai pulau seribu masjid. Pulau ini memang terdapat banyak bangunan masjid dan mushola. Ini lah yang menjadi pembeda antara Bali dan Lombok. Masyarakat Bali mayoritas adalah penganut agama Hindu, sedangkan masyarakat Lombok mayoritas memeluk agama Islam.  Salah satu masjid yang unik adalah Masjid Klenteng Lombok Linggar atau Masjid Cheng Ho Linggar. Objek wisata Lombok satu ini disebut sebagai masjid klenteng karena bangunannya berbentuk prisma yang menyerupai bangunan vihara atau klenteng. Ornamen khas Tiongkok yang menghiasi bangunan masjid menambah suasana oriental yang unik. Masjid Klenteng Lombok Lingsar dibangun oleh pasangan suami istri keturunan Tionghoa yang menjadi mualaf pada tahun 1990. Wisatawan dapat berkunjung untuk melihat keindahan bengunan masjid bahkan beribadah di tempat ini.

Exit mobile version